Sabtu, 04 Desember 2010

BOROBUDUR DIBUKA KEMBALI

Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB), Borobudur, Magelang, Jateng mulai hari Jum'at 3 Desember 2010 sudah di buka kembali untuk wisatawan, namun hanya di zona 1 atau di halaman pertama Candi Borobudur karena masih dalam tahap pembersihan dari abu vulkanik Merapi.

Kamis, 02 Desember 2010

Presiden : SULTAN Tetap yang Terbaik

Presiden SUSILO BAMBANG YUDHOYONO menegaskan sikapnya sebagai kepala negara dan pemerintahan bahwa kepemimpinan dan posisi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di tangan SULTAN HAMENGKUBUWONO X tetap yang terbaik.

Dalam konferensi pers menjelaskan RUU Keistimewaan DIY di Istana Negara, Jakarta, Hari Kamis 2 Des 2010, Presiden mengatakan Kalau dari sisi politik praktis, sebagai kepala negara dan sebagai kepala pemerintahan republik ini presiden berpendapat untuk kepemimpinan dan posisi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta mendatang yang terbaik dan tepat tetap SRI SULTAN HAMENGKUBUWONO X. PEnegasan itu di ungkapkan karena posisinya sebagai presiden.

Dalam kapasitas yang lain sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, lanjut dia, tentunya sikap dan pandangan tersebut akan dialirkan kepada garis politik partai.

Dalam penjelasannya tentang Keistimewaan RUU DIY, Presiden YUDHOYONO berkali-kali meminta agar polemik tersebut tidak diarahkan seolah-olah terjadi konflik pribadi antara dirinya dan SULTAN.

Presiden dalam penjelasannya secara detil merunutkan polemik yang berkembang pada 2007 ketika masa jabatan SULTAN HB X akan berakhir pada 2008 namun tidak bersedia lagi memimpin provinsi DIY.

Presiden dengan mempertimbangkan politik dan situasi masyarakat DIY kala itu pun mengambil inisiatif memperpanjang masa jabatan SULTAN HB X dan PAKU ALAM IX sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY selama tiga tahun hingga 2011.

Dalam penjelasannya, Presiden YUDHOYONO kembali mengulangi pengantarnya dalam sidang kabinet 26 November 2010 yang kemudian menjadi perdebatan hangat di ruang publik.

Presiden kembali menegaskan bahwa ia menginginkan tiga unsur tercakup dalam RUU DIY, yaitu sistem nasional dan negara kesatuan Republik Indonesia, keistimewaan DIY, serta manifestasi nilai-nilai demokrasi.

Meski pemerintah saat ini belum menentukan sikap tentang suksesi kepemimpinan di DIY, Presiden meminta agar dua pandangan yang saat ini mengemuka yaitu pemilihan langsung secara demokratis dan penentuan langsung selalu dikaitkan dengan UUD 1945.

Untuk pandangan model demokratis, Presiden meminta agar dipertimbangkan pasal 18 B ayat 1 UUD 1945 yang menyatakan negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemerintah daerah yang bersifat khusus atau istimewa yang diatur dalam undang-undang.

Sedangkan untuk pandangan model penetapan langsung, Kepala Negara meminta agar dipertimbangkan pasal 18 ayat 4 UUD 1945 yang menyatakan gubernur, bupati dan wali kota, masing-masing sebagai kepala pemerintahan provinsi, kabupaten dan kota dipilih secara demokratis.

Rabu, 01 Desember 2010

Seniman Yogya Tolak 'Monarki' dari SBY

Kata-kata 'monarki' yang diucapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang ditujukan untuk Yogyakarta mendapat penolakan dari sejumlah kelompok di Kota Gudek itu. Penolakan datang mulai dari perangkat desa sampai kalangan seniman Yogyakarta.

Polemik ini mencuat dari pro dan kontra Rancangan Undang-Undang Keistimewaan (RUUK). Salah satunya, Bondan Nusantara, penggagas forum seniman tradisi Yogyakarta menyatakan tradisi Yogyakarta tidak mengenal monarki. Kata monarki bagi Yogyakarta dikhawatirkan dapat memecah belah masyarakat, bahkan NKRI.

mereka sangat menolak istilah monarki bagi Yogyakarta. RUUK DIY harus berakar pada masyarakat Yogyakarta sendiri, jangan sampai mengikuti keinginan pemerintah pusat karena akan memecah belah masyarakat Yogyakarta itu dikatakan Bondan Nusantara.

Bondan telah menggalang kekuatan dan mendapat dukungan yang sangat luas dari masyarakat Yogyakarta maupun luar Yogyakarta untuk RUUK DIY. Menurut dia, selama dipimpin Sultan dan Paku Alam, masyarakat Yogyakarta dapat hidup dengan aman dan tenteram.

bondan juga mngatakan bahwa Meski Sultan dan Paku Alam tidak dipilih langsung. Dan di DIY belum pernah ada sejarah Gubernur dan wakilnya dipilih oleh rakyat namun ditetapkan.

Kata-kata 'monarki' itu disampaikan Presiden SBY saat membuka rapat kabinet terbatas, Jumat 26 November lalu. "Nilai-nilai demokrasi tidak boleh diabaikan. Oleh karena itu, tidak boleh ada sistem monarki yang bertabrakan dengan konstitusi mau pun nilai-nilai demokrasi," kata SBY.
Wisben Antoro, seniman lawak Yogyakarta yang tergabung dalam forum yang sama juga menolak istilah monarki. Justru Yogyakarta sudah menjadi daerah yang demokratis sebelum Indonesia merdeka.

"Kami jelas menolak istilah monarki yang diungkap oleh presiden, Yogyakarta sudah demokratis sebelum bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.

Untuk mendukung penetapan gubernur, mereka akan unjuk gigi dengan menggelar seni jalanan dengan tujuan mendukung keistimewaan Yogyakarta. Salah satunya adalah dengan penetapan Gubernur yang dijabat Sultan dan wakilnya adalah Paku Alam.

Langit Bromo Berubah Merah

Asap pekat kecokelatan terus dikeluarkan Gunung Bromo. Asap dari abu vulkanik tersebut saat membumbung tinggi di langit warnanya berubah menjadi kemerah-merahan.

Suasana langit merah tersebut terlihat jelas di kawasan Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Asap itu merupakan abu halus bercampur dengan gas belerang hal itu diungkapkan oleh Gede Suantika, Kepala Bidang Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi,

Gede menambahkan Asap tersebut berbahaya jika mengenai tanaman. Dalam konsentrasi tertentu tanaman akan mati jika terus menerus terkena debu asap itu. Untuk manusia, Gede mengatakan jika kadar asap tersebut masih di ambang batas.

Yang penting warga yang 'dikirimi' hujan abu mengenakan masker. "Itu hal yang biasa saat gunung api meletus," tutur Gede.

Normalnya dalam 5 menit asap yang membumbung ke udara akan luruh atau jatuh dengan sendirinya. Tapi hal itu juga tergantung kepada arah dan kekuatan angin. Jika angin bertiup kencang dan kuat, maka debu halus itu akan cepat turun dan tidak berlama-lama mengendap di udara.

Selasa, 30 November 2010

Merapi Kembali Mengeluarkan Awan Panas

Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa siang, kembali mengeluarkan awan panas setelah beberapa hari terakhir tak lagi mengeluarkan awan panas pascaerupsi besar 5 November.

Awan panas yang muncul beberapakali tersebut terlihat dari Dusun Ngipiksari, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman sekitar pukul 10.45 WIB dan terus keluar sampai beberapakali ke arah timur atau Sungai Woro di Klaten, Jawa Tengah.

Purwanto, warga Dusun Ngipiksari yang sudah tiga hari ini kembali ke rumah dari pengungsian mengungkapkan salah satu awan panas meluncur cukup besar setelah beberapa Gunung Merapi terlihat diam.

"Secara visual luncuran awan panas Merapi ini hanya dapat dilihat beberapa menit saja karena setelah itu Gunung Merapi kembali tertutup kabut, karena puncak Merapi juga tengah turun hujan deras dan hanya suara gemuruh yang terdengar," katanya.

Sejumlah petugas dan relawan SAR di Posko Pakem langsung bergerak menyebar memantau kondisi sungai yang berhulu ke Merapi setelah sebelumnya menerima sinyal "handy talky" (HT).

Menurut mereka, informasi diterima dari petugas jaga di atas memang awan panas yang bercampur banjir.

Bubur Ayam Nikmat Selagi Hangat

Makan bubur paling enak hangat-hangat. Buburnya sendiri mungkin rasanya biasa-biasa saja, tapi beragam pelengkap di atasanya membuat rasa dan tampilan bubur menjadi istimewa.

Ada dua macam jenis bubur ayam yang dijual, yakni bubur ayam kering dan bubur ayam basah. Bubur ayam kering adalah bubur yang bumbunya tidak menggunakan kuah tambahan, artinya agar rasanya tambah mantep, hanya kecap manis dan asin.

Kalau bubur ayam basah, memakai tambahan kuah khusus yang biasanya bersantan tetapi ada juga yang berkuah bening. Sebagai pelengkap ada irisan cakwe, seledri, kedelai goreng, krupuk dan bawang goreng.

Bubur yang disajikan, terlebih dulu dipanaskan dalam panci kecil lalu potongan daging ayam dimasukkan, sehingga tercampur rata. Kemudian bubur tersebut, diletakkan di atas mangkok, kemudian diberi taburan irisan cakwe, bawang merah, daun bawang, dan potongan bunga sedap malam yang sudah dikeringkan.

Kelezatan bubur ini, terletak dari rasa buburnya yang khas, menebarkan wangi daun sere, buburnya juga pas, tidak terlalu encer atau kental.


Batik Indonesia Semarakkan Bazar di Athena

Ribuan warga kota Athena dan warga asing lainnya memadati stan Indonesia pada the 11th International Christmas Bazaar di Helexpo Palace, Athena.

Bazaar diikuti oleh 38 kedubes asing di Athena antara lain India, Pakistan, Jepang, RRT, Rusia, Turki, beberapa negara-negara anggota UE, Amerika Latin, Afrika dan Timur Tengah serta sejumlah lembaga swasta.

"Negara peserta memanfaatkan ajang ini untuk mempromosikan produk unggulan dan sebagai sarana untuk memperkenalkan kebudayaan dan pariwisata masing-masing kepada para pengunjung," tutur Sekretaris II Widya Sinedu.

Menurut Widya, dalam bazar selama 2 hari (27-28/11/2010), stan Indonesia yang menampilkan keanekaragaman produk mampu menyedot ribuan pengunjung. Produk batik seperti kemeja, baju, sarung, selendang, wayang, dompet, topeng, sandal, kipas, tas, tatakan gelas dan aksesoris lainnya yang dipromosikan oleh KBRI, sangat diminati.

Stan Indonesia yang didekorasi dengan burung jetayu, kain dan payung Bali, serta kain batik dan pakaian tradisional menjadi semakin semarak melalui kegiatan yang dipadukan bersama promosi makanan khas Indonesia.

Aneka makanan seperti pempek, nasi goreng, mie goreng, bakso, sate ayam dan kambing, kue spring roll, kue lapis legit, onde-onde, rempeyek dan kerupuk serta berbagai minuman dengan harga terjangkau terjual habis sebelum acara berakhir.

Para pengunjung yang diperkirakan mencapai 5000 orang juga dimanjakan dengan penampilan Tari Yapong yang dibawakan dengan lincah oleh 5 mahasiswa dan pelajar Indonesia di Athena.

Lenggak lenggok penari dengan kostum warna warni khas Betawi dan diiringi oleh lagu tradisional, mendapat sambutan hangat dan diliput oleh TV swasta Yunani.

Kegiatan bazar internasional Natal terbesar di Athena dimanfaatkan juga sebagai ajang promosi beasiswa Darmasiswa dan berbagai daerah tujuan wisata di Indonesia yang dikemas dalam brosur Visit Indonesia 2011.

Untuk menarik turis asal Yunani, KBRI Athena bekerjasama dengan Singapore Airlines dan agen perjalanan Tradewind Hellas di Athena menawarkan paket wisata murah ke Bali dan Lombok, termasuk akomodasi 5 hari di hotel berbintang lima dengan harga mulai dari EUR690.

The 11th International Christmas Bazaar yang dimulai pada pukul 10.00 tersebut tidak pernah sepi pengunjung mulai dari acara pembukaan hingga di penghujung acara penutupan.

Bazar Natal tersebut merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan sejak 1999 oleh Yayasan Friends of the Child Yunani bekerjasama dengan para Kepala Perwakilan Asing dan istri Duta Besar di Athena.

Partisipasi KBRI Athena pada Christmas Bazaar merupakan yang ke-8 kalinya. Hasil kegiatan bazaar akan disumbangkan kepada lembaga Friends of the Child. Lembaga ini dibentuk pada 1987 untuk membantu anak-anak kurang mampu di Yunani.

Bantuan terutama berupa biaya keperluan pengobatan, pendidikan, liburan, penghargaan dan lain sebagainya.

"Partisipasi Indonesia selain memperkenalkan berbagai produk dan mempromosikan seni budaya dan pariwisata juga menunjukkan kepedulian pada anak-anak Yunani kurang mampu," pungkas Widya.



Gunung Kelud